Senin, 15 Februari 2016

Renungan : Inilah 5 Golongan Orang Rajin Shalat Tetapi Masuk Neraka


Shalat merupakan kewajiban bagi umat islam di dunia dan merupakan amalan pertama yang akan dihisab. Hal ini sesuai dalam hadits dari Tirmidzi, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya pertama kali yang dihisab (ditanya dan diminta pertanggungjawaban) dari segenap amalan seorang hamba di hari kiamat kelak adalah shalatnya. Bila shalatnya baik maka beruntunglah ia dan bilamana shalatnya rusak, sungguh kerugian menimpanya.” Shalat merupakan wujud ketaatan terhadan Allah SWT. Oleh karenanya dengan menjalankan shalat akan membawa kita kesurga. Tapi tahukah anda, tidak sedikit orang-orang yang rajin shalat justru masuk neraka. Berikut golongan orang-orang rajin shalat tetapi masuk neraka:
1.      Shalat tetapi minum minuman keras
Jika anda suka minuman keras segeralah bertaubat dan jangan pernah meminumnya kembali. Sebab sebaik-baiknya tempat kembalinya bagi minuman khamr adalah neraka.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW : ”Barang siapa minum khamr, pasti Alaah memberi minum kepadanya dari air panas neraka Jahanam” [HR. Al Bazzar].
2.       Shalat tetapi melakukan kemusyrikan
syirik merupakan menyekutukan Allah dan perbuatan dosa besar. Seperti dalam hadits dari Muslim, Rasullullah bersabda: “Barang siapa mendatangi juru ramal (dukun), kemudian dia bertanya sesuatu kepadanya,maka shalatnya tidak akan diterima selama empat puluh malam.”
3.      Shalat tetapi suka berdusta
Berdusta bagi sebagian orang merupakan hal lumrah yang sering dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. Mereka tidak memikirkan akibat dari sebuah dusta. Berikut Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.” [QS. An-Nahl ayat 105]
4.      Shalat tetapi suka bergunjing keburukan orang lain
Memang benar adanya bahwa lidah tak bertulang dan lebih tajam dari pedang. Dari lidah bisa berkata semaunya hingga dapat menyakiti saudaranya. Berikut ancaman bagi para penggunjing.
Rasulullah bertanya, “Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu? Para sahabat menjawab, “Orang bangkrut menurut kami adalah orang yang tidak punya uang dan tidak punya harta sama sekali.” Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang bangrut dikalangan umatku adalah orang yang datang di hari Kiamat nanti dengan membawa shalat, puasa,dan zakat. Tetapi ia pun datang dengan membawa dosa dosa mencaci anu, menuduh si anu, makan harta si anu, menumpahkan darah si anu, memukul si anu. Akibatnya, diambillah kebaikan-kebaikan yang sudah ia lakukan dan diberikan kepada mereka yang is dzolimi. Jika kebaikan sudah habis padahal belum selesai pembayaran kepada mereka maka dosa-dosa merekalah yang akan dicampakkan kepadanya lalu ia pun kemudian dilemparkan ke neraka.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah ra).
5.      Shalat tetapi mengabaikan anak yatim
Imam Ibnu Katsir ra berkata, “Menghardik anak yatim adalah dengan cara memaksanya, mendzalimi haknya, tidak memberi makan, tidak pula berbuat baik kepadanya.”

Orang yang mengabaikan hak-hak anak yatim, baik dengan cara mendzaliminya atau tidak mengurusinya adalah pendusta terhadap agama. Allah SWT berfirman : ” “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim.” (QS. al-Ma'un [107]: 1-2 ).

0 komentar:

Posting Komentar